Haii :) Terjadwal di jadwal U.P bahwa hari ini mapel yg diujikan itu Seni dan PAI. Tapi, gak tau kenapa ya itu guru PAI berhalangan hadir, jadi mapel yg diujikan hari ini hanya Seni.
Okay, gak mungkin kan Mimin ngepost kalau gak ada yang seru? Yap..
Pagi, sekitar 6.45 anak-anak PL ngumpul di Singa, sebagian lagi udah stand by di Sili. Eh.. tau gak sih? SMANSA itu punya dua kampus, kebetulan kelas kita di Singa, sedangkan studio musiknya di Sili. eemmm heloo???! studio kata lo? haha yaaa anggep aja studio ini sederhana ya, jadi yah dibilang mewah juga kaga itu studio. Tapi lumayan kok SMANSA masih punya, gitar melodi, bass, akustik, gitar listrik, keyboard, suling, arumba, saron, bonang, gong, angklung, mic (meski kita tau micnya itu ngubah suara penyanyi yang tadinya biasa jadi luarr biasa -gerebek-) dan yang paling populer diomongin sama anak-anak PL itu adalah TOA. pasti dong tau, yang bentuknya kotak itu fungsinya buat ngebesarin suara, tapi sayang TOA yang ini senengnya bikin kuping ngebenging, maklum umur TOA ini diperkirakan udah mencapai 500 tahun(bohong). Yah udahlah, itu cuma intermezo.
Dimulai dari pengundian giliran tampil. Kelompok Yuda tampil pertama, disusul kelompok dari Aditya Ramadhan, kemudian kelompok Ahmad faris, dan terakhir kelompok dari Andhika. Ujian kali ini bukan disuruh menggambar perspektif atau melukis, tapi mengaransemen lagu. Lagu yang dipentaskan juga bukan sembarang lagu, tapi lagu ciptaan anak-anak PL sendiri. Tuh liat gimana gak gaol coba anak-anak seumur kita udah bisa bikin lagu :B.
| Guru Kesenian kita, Abep |
Okay, kelompok pertama
Hemm, menurut Mimin komposisi kelompok ini tuh udah "gurih" banget. Ada Yuli sama Shinta yang suaranya cukup stabil(gak cempreng) trus ada Adit P yang jago maen gitar, ditambah Yuda yang cinta banget sama seni sunda (yang megang Suling), plus plusnya Farninda sama Robie megang arumba tuh, Abud megang saron, dan Eci megang gendang. Kurang kece apa coba merekaw?? Mereka bawain lagu cipataan bersama, tentang penantian seseorang gitu. Tapi entah mengapa, kelompok ini berasa belum dikasih kelancaran sama Allah. Menurut Abep(guru kesenian) nada vokalis nya kurang masuk sama musiknya. Alhasil dua vokalis ini dapet nilai yang nge-pas. Sempet loh Shinta nangis karena ngerasa udah bikin kelompoknya gagal dapet nilai bagus. Ayooo semangat yaa! Shinta dan Yuli!!! Cheers..
Kelompok dua
Karena udah liat kelompok pertama, kelompok ini merasa lebih siap ya. Mereka masuk teratur trus bikin formasi. Hemm, cukup menarik perhatian, okay. Alat yang mereka pakai cuma bass(Uni), melodi(Ramdan), jimbe(Adit R), saron(Upi dan Puneh), arumba(Alia). Yang jadi vokalisnya itu Cimot dan Alda. Mereka bawain lagu cipataanya Alda, dan sama juga tentang harapan kosong, biasa anak gaul sedikit-sedikit harus galau, haha. Okay, unfotunately, dikelompok ini juga ternyata dapet masalah yang sama, suara vokalisnya udah masuk sama musik tapi sayang suara mereka terlalu kecil mungkin tipis, jadi belum terdengat harmonisasinya antara musik dan vokal. Mimin yakin mereka udah bersusah-susah latihan bareng. Lumayanlaah untuk sekelompok pemula. Bagus ko. Congrats!
Kelompok tiga
Peni sama Agitha jadi vokalis nih, suara mereka punya power banget jadi keren. Masalah TOA udah gak level deh sama suara mereka hehe. Lagu yang mereka bawain itu lagu hasil karya Peni, lagu ini jelas bukan lagu galau ya sodara-sodara setanah air. Lagu ini berisi tentang doa seseorang yang sedang menggapai mimpinya. Musiknya juga enak loooh. ada Puji dimelodi sia satu-satunya cewek yang berani megang melodi looh. macho kan. Ojan dibass, Faris diakustik, Pahmi dijimbe, Fitria di"kecrek" (maksud Mimin bukan Fitrianya yang dikecrek yah), dan Prelly disaron. Meski mereka pakai alat yang simpel, gak ribet, dan sederhana, tapi performance mereka patut Mimin kasih jempol 4. Lagunya enak deh, kayak lagu yang jadi soundtrack Laskar pelangi gitu. Lancar buat kelompok mereka :):)
Kelompok empat
Yang nyanyi itu Dika, yang ngegitar juga Dika. Jagoan banget dah dia udah kyk berkepribadian ganda, gak deng maksud mimin sambil menyelam minum air haha. Saron dipegang Dila, "kecrek" dipegang Yulia, bunyi gelas dipukul sama Mba dan Fippy. ada jimbe yang dipegang Agung, dan pianika dipegang Mahar. Well, menariknya kelompok ini mereka pakai gelas dan nada hasil pentungan gelas ini masuk loh ke lagunya. Asli bagus deeeh. Padahal yah, menurut kabar yang Mimin tau, kelompok ini adalah kelompok yang paling jarang latihan gara-gara sang pencipta dan pengaransemen lagunya si Dika jatuh bagun terus, eeem jatuh sakit. Dan untung mereka masih bisa ngejar walau pakai alat yang beda dari yang lain. Improvisasi mereka bagus.Suatu inovasi termutakhir yah.. Gelasnya bisa jadi trademark tuh hahah. yeeeee! Huraaay Hip Hip..Selepas U.P seni ini berakhir semua anak-anak PL kembali ke Singa. Pssst, salah satu personilnya hari ini berulang tahun loh, yuaaap Ramdan. si tuyul rakasasa yang cablak abes. Okay peace!!! Haha. Langkah pertama ngerjain si Ramdan yaitu dengan sengaja meninggalkan jaket kesayangannya di Sili, jarak dari Sili ke Singa tuh lumayan jauh loh. muter kota purwakarta trus ke ujung berung. Eh, kejauhan itu mah, pokoknya jarak dari Sili ke Singa itu sekitar 10 menit. Lumayan kan kalau jalan kaki, dan berhasil!! Ramdan balik lagi ke Sili. Padahal Jaketnya ada di Singa. haha. Begitu Ramdan balik lagi dengaaaan em kembali lagi berjalan kaki, didapatinya kelas IPA 1 tuh tertutup dari dalem kelas kedengeran lagi baca yasin. Langkah dua niatnya mau bohongin Ramdan kalau U.P PAInya jadi hari ini, yah berhasil juga.. Dasar tuyul. oke oke, cgrek.... suara Ramdan buka pintu kelas and..... everybody sung "happy birthday" dong so loud! everyone was excited! and everyone was sooooo happy! haam. didalem kelas udah ada pudding, coklat, dan a present from his girl Dina. Tapi sayang, Dinanya masih ada U.P jadi gak bisa ikut ngagetin Ramdan. Haam, Thank you Dina , the pudding and chocolate were so taste and yummy!
| Opened a present from his beloved girl, Dina |
| ate Pudding and some chocolatte which was made by Dina |
Last, gak lupa dan gak akan pernah lupa. Sebagai anak gaul, macho, juga kece, kita semua foto studio dong. Backgroundnya blackboard sama whiteboard. Eh, Mimin sedikit ngaco, bukan foto studio deng tapi foto dikelas. but we had so much fun!
Mimin
Narrator for our Beloved Class
Tidak ada komentar:
Posting Komentar